Minicalendar
January 2018
SMTWTFS
123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031
Link Internal
Link Eksternal
Pengunjung
3.png1.png2.png5.png9.png
Hari ini6
Kemarin17
Minggu ini54
Bulan ini326
Total31259

Siapa yang Online

1
Online

Thursday, 18 January 2018 07:33
Powered by CoalaWeb
Sejak
12-03-2014

Pengajuan Ujian Kualifikasi

 

Pengertian dan Ketentuan

  1. Ujian kualifikasi merupakan ujian komprehensif yang harus ditempuh seorang mahasiswa program doktor untuk memperoleh status kandidat doktor.

  2. Ujian kualifikasi dilaksanakan setelah menyelesaikan seluruh mata kuliah yang dipersyaratkan.

  3. Ujian kualifikasi dilaksanakan secara tertulis mulai semester ke 4 secara terjadwal oleh suatu tim yang ditunjuk oleh Ketua Program

  4. Lingkup materi ujian kualifikasi meliputi: a) filsafat ilmu; b) materi bidang ilmu/bidang kajian/peminatan; c) materi mengenai topik penelitian untuk penyusunan disertasi.

  5. Untuk ujian kualifikasi mahasiswa perlu lebih dahulu berkonsultasi dengan ketua tim promotor dalam rangka menentukan topik disertasi dan menyusun konsep awal usulan penelitian yang mencakup topik, tema sentral, metode penelitian.

  6. Mahasiswa dinyatakan lulus ujian kualifikasi doktor apabila memperoleh nilai minimal 75 dari rentang 0-100. Untuk masing-masing bagian materi ujian, paling sedikit satu soal yang lulus. Apabila salah satu bagian materi tidak lulus, maka seluruhnya dinyatakan tidak lulus. Mahasiswa yang tidak lulus diwajibkan mengulang keseluruhan ujian kualifikasi.

  7. Apabila mahasiswa tidak lulus setelah menempuh tiga kali ujian kualifikasi, jika diperlukan dibentuk tim khusus yang bertugas menyelenggarakan ujian kualifikasi lisan bagi mahasiswa yang bersangkutan.

  8. Mahasiswa yang lulus ujian kualifikasi secara administratif berstatus kandidat doktor. Mahasiswa yang tidak lulus ujian kualifikasi pada butir (7) dikenakan sanksi putus studi (drop out) atau gagal dari Program Doktor.

Prosedur Pengajuan