Minicalendar
November 2017
SMTWTFS
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930
Link Internal
Link Eksternal
Pengunjung
3.png0.png1.png4.png2.png
Hari ini7
Kemarin6
Minggu ini105
Bulan ini325
Total30142

Siapa yang Online

2
Online

Sunday, 19 November 2017 10:14
Powered by CoalaWeb
Sejak
12-03-2014

Rektor Lantik Pejabat UNJA

  • Rektor Lantik Pejabat UNJA

  • Mendalo- Sebanyak 12 pejabat Unja dilantik oleh Rektor Unja Prof. Drs. H. Aulia Tasman, M.Sc, Ph.D yang berlangsung di Ruang Aula Lt. III Unja Mendalo, Senin (8/4).

    Pejabat yang dilantik terdiri dari Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan H. Nazri, SE, Dekan Fakultas Hukum H. Taufik Yahya, SH. MH, Dekan FKIP Prof. Dr. M. Rusdi, S. Pd, M.Sc, Ketua Prodi Ilmu Ekonomi Jenjang Strata 3 (Doktor) Prof. Dr. H. Amri Amir, SE, MS, Sekretaris Prodi Ilmu Ekonomi Jenjang Strata 3 (Doktor) Dr. H. Junaidi, SE. M.Si, Ketua Prodi Ilmu Hukum Jenjang Strata 3 (Doktor) Prof. Johni Najwan, SH. MH, Ph.D, Sekretaris Prodi Ilmu Hukum Jenjang Strata 3 (Doktor) Dr. Hartati, SH. MH.

    Selain itu juga dilantik Ketua Program Magister Ilmu Hukum Prof. Dr. Sukamto Satoto, SH, MH, Ketua Program Magister Akuntansi Dr. Drs. H. Afrizal, M. Si. Ak, Ketua Program PGMIPABI FKIP Nazarudin, S.Si, M.Si, Ph.D, Sekretaris Program PGMIPABI FKIP Tugijo, S.Si, MSi, Sekretaris Lembaga Penelitian Drs. Irzal Anderson, M.Si.

    Usai melantik, dalam sambutannya Rektor Unja memberikan amanat kepada pejabat pejabat baru diwajibkan bekerja keras untuk mencapai cita-cita organisasi institusi Universitas Jambi, bagi pejabat yang lama rektor juga mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya selama ini dalam membangun Unja.

Kunjungan Program Doktor Ilmu Ekonomi UNJA ke Kabupaten Merangin

 kunjungan-ke-merangin

MERANGIN-Bupati Merangin H Al Haris menyambut baik kunjungan kerja rombongan Program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Jambi (Unja) ke Merangin. Kunjungan tersebut, dalam rangka kegiatan penerimaan mahasiswa baru angkatan III Tahun 2016.

Rombongan yang dipimpin Prof.Dr.H amri Amir, SE M.Si itu, disambut bupati di rumah dinasnya pada Sabtu malam (3/9). Pada malam itu juga sekitar pukul 20.30 Wib, sebanyak30 orang tersebut dijamu makan malam.

Makan malam bersama bupati dan jajarannya itu, berlangsung penuh kekeluargaan. Usai santap malam, Ketua Program Doktor Ekonomi Unja Prof.Dr.H amri Amir, SE M.Si mengajak seluruh elemen masyarakat Merangin untuk melanjutkan pendidikan ,S1 ,S2, S3 di Unja.

‘’Dalam program doktor ekonomi angkatan III hanya ada satu orang dari Kabupaten Merangin yaitu, Asisten I Setda Merangin H Junaidi. Mudah-mudahan nanti akan banyak yang menyusul,’’harap Prof.Dr.H amri Amir, SE M.Si.

Sementara itu Bupati Merangin dalam sambutannya mengaku baru saja menghadiri wisuda dan serahterima Mahasiswa Politeknik Kesehatan Jambi jurusan Kebidanan. Ada puluhan anak Merangin dari keluarga tidak mampu dikuliahkan Kebidanan.

Program tersebut jelas bupati, adalah program Pemerintah Kabupaten Merangin untuk warga yang sangat miskin dari pelosok desa. Mahasiswa ini mendapatkan beasiswa dan sampai wisuda tidak dipungut biaya.

‘’Nanti kalau sudah wisuda, anak-anak ini langsung di-SK-an bekerja di desa-desa asal mereka. Ini bertujuan untuk menekan angka kematian ibu dan anak dipelosok desa, karena selama ini banyak desa tidak memiliki bidan,’’ujar Bupati.

Program tersebut jelas bupati, beawal pengalamannya turun ke desa, dimana di desa itu banyak ibu yang meninggal saat melahirkan. Meninggalnya para ibu itu kerena di desa tersebut tidak ada bidan yang bertugas, sedangkan dukun bayi yang ada tidak mampu secara medis.

Jika saat itu ada petuas bidan, bupati yakin nyawa ibu-ibu itu akan tertolong dengan baik, Dari pengalaman itulah kebudian bupati membuat kebijakan beasiswa Program Kebidanan untuk anak tidak mampu di pelosok desa bekerjasama dengan Politeknik KesehatanJambi.

Pada kesempatan itu, bupati juga memaparkan sekarang ini hampir semua Puskesmas di Merangin telah melakukan program E-Puskesmas. Program E-Puskesmas ini menjadi program percontohan Provinsi Jambi.

‘’Jadi sistem online yang diterapkan sebanyak 13 Puskesmas di Merangin ini akan semakin maksimal dalam pelayanan kepada masyarakat. Menariknya saya dari jauh dimana saja, bisa mengontrol para medis yang masuk kerja para hari itu,’’terang Bupati.

Jadi bupati tahu, dokter dan para medis mana yang masuk kerja dan tidak masuk kerja para hari itu, karena semua telah menggunakan sistem online. Pemkab Merangin juga punya program Rumah Sakit Berjalan.

Program ini dari sebuah mobil dilengkapi peralatan medis dan dokter, yang setiap hari turun ke desa-desa menemui paseiennya. Di rumah sakit berjalan itu, pasien bisa USG, sehingga tahu jenis kelamin anak yang dikandung pada usia delapan bulan.

Bupati mengucapkan terima kasih kepada Prof.Dr.H amri Amir, SE M.Si dan rombongan yang bersedia bersilaturahmi ke Kabupaten Merangin, Usai santap malam itu juga dipaparkan berbagai objek wisata yang dimiliki Merangin disampaikan Kadis Pariwisata Jangcik Mohza.(*)

Penulis: Nazarman

Editor: Nazarman

Sumber: Sarkopos.com; 4 September 2016

FEB UNJA Hadirkan Menteri BUMN

  • FEB-UNJA Hadirkan Menteri BUMN

  • Dalam kedatangannya kali ini, jadwal Dahlan sangat padat, sebelum menuju Kampus Pinang Masak Universitas Jambi, Dahlan terlebih dahulu menuju kantor PTPN VI untuk menandatangani MoU peremajaan karet dengan para petani. Kemudian Dahlan juga harus mengisi dialog bersama mahasiswa Unja yang waktunya sangat pendek sekali. Malamnya harus berdiskusi dengan pengusaha dan warga Thionghoa Jambi. Besoknya harus ikut senam dan mengikuti gerak jalan sehat di Kantor Gubernur Jambi.
    Setibanya di Universitas Jambi tanpa banyak basa basi Dahlan langsung memanfaatkan waktu yang sempit untuk berdialog dengan ratusan mahasiswa Unja Fakultas Ekonomi yang sudah sejak lama menunggu kedatangan Dahlan. Dahlan pun minta maaf kepada mahasiswa atas keterlambatannya.

    “Saya pagi tadi dari Pontianak, bersyukur bisa sampai ke Jambi, mobil saya terbenam di lumpur saat berkunjung ke Pontianak, “katanya.
    Hadir juga dalam acara ini Gubernur Jambi Hasan Basri Agus, purek I Dr. Drs. Maizar Karim, M.Hum, civitas akademika Unja dan mahasiswa Unja.
    Banyak hal yang dibahas Dahlan bersama mahasiswa, mulai dari masalah ekonomi, bisnis hingga soal pencapresan dirinya. Mengenai buruknya harga sawit, Dahlan menyampaikan agar mahasiswa menyiapkan diri agar lebih kreatif. Berusaha mencari makan dengan banyak piring. Artinya, tidak hanya mengandalkan dan menggantungkan hidup dengan satu usaha. Sehingga, kalau harga sawit jatuh, masih ada penghidupan dan pekerjaan yang lain.
    Dahlan lalu memberi contoh soal program peremajaan sawit yang tengah digulirkan oleh PTPN VI bersama petani. Dengan program itu, petani diyakininya tidak lagi tergantung dengan harga sawit. Petani didorong untuk kreatif dan mencari peluang hidup lain.
    Soal pencapresan dirinya, Dahlan seperti terlihat enggan menanggapi. Tapi, kata dia, kalau ditanya siap atau tidak, ya tentu siap. Untuk membangun bangsa ini memang dibutuhkan kesiapan. Tapi, lanjutnya masalahnya adalah pencalonan presiden butuh perahu partai politik. Sedangkan dia bukan anggota partai politik. Apalagi calon independen belum bisa diakomodir. “ya…kita lihat saja nanti ya. Untuk jadi capres harus ada dukungan dari parpol, “katanya.
    Ada peristiwa menarik saat itu. Dahlan tiba-tiba meminjam almamater seorang mahasiswa dan langsung mengenakannya. Selama berdiskusi, Dahlan seperti layaknya mahasiswa saja. Usai acara, Dahlan bukannya mengembalikan almamater kepada pemiliknya. Dia mengutarakan niatnya untuk memiliki almamater tersebut. “ambil saja pak. Saya senang almamater kebanggaan saya dipakai bapak. Menteri lagi, “kata mahasiswa itu. 
    Namun Dahlan enggan menerima pemberian secara cuma-Cuma. Dia terus memaksa untuk membeli almamater itu. Tapi, mahasiswa itu ngotot dan tidak mau menjualnya. Dia ikhlas menyerahkan almamater itu kepada Dahlan. Akhirnya Dahlan langsung menyerahkan uang Rp. 1 juta kepada mahasiswa tersebut sebagai rasa terima kasih dan persaudaraan. 
    Menariknya lagi sebanyak enam mahasiswa yang bertanya, langsung mendapat hadiah dari Dahlan berupa uang masing-masing 1 juta. (Yul)

Diskusi Kampus FEB-UNJA bersama Wimar Witoelar

  • Diskusi Kampus FEB-UNJA bersama Wimar Witoelar

  • Dalam diskusi kampus tersebut Wimar mengatakan, “solusi pembangun kehutanan harus berasal dari orang-orang yang paham terhadap kehutanan”, ujar Wimar yang pernah menjabat sebagai juru bicara Presiden Republik Indonesia pada era pemerintahan Abdurrahman Wahid dan Wimar merupakan Adik Rachmat Witoelar, Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia pada Kabinet Indonesia Bersatu.
    Kegiatan tersebut dibuka oleh Rektor Unja, Prof. Dr. Drs,H. Aulia Tasman, M.Sc, dan dihadiri Dekan Fakultas Ekonomi, Prof. Dr. Syamsurizal Tan, SE, MA dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Fakultas Pertanian mengangkat Tema `Masa depan hutan Indonesia ada di tangan generasi muda`.
    Sementara itu Rektor Unja dalam sambutannya menyampaikan aspirasi yang tinggi terhadap upaya-upaya penyelamatan hutan oleh berbagai pihak, “ Unja sendiri punya konsep penyelamatan hutan sendiri, yaitu Unja menyiapkan lahan dan membangun hutan kampus, yang berfungsi sebagai objek pembelajaran dan peletarian sumber alam hutan spesifik Jambi. Kegiatan pelestarian hutan oleh Unja sudah dilaksanakan melalui penanaman dan penyedian bibit dengan bekerjasama dengan PTPN VI dan program KKN (Kuliah Kerja Nyata) Unja,” jelas Rektor. (Lia)

FEB UNJA Wujudkan Kerjasama Internasional

  • FEB-UNJA Wujudkan Kerjasama Internasional

  • Suatu terobosan besar lagi dilakukan oleh Fakultas Ekonomi dibawah kepemimpinan yang dinamis dari Prof. Dr. H. Syamsurijal Tan, SE, MA dalam upaya meningkatkan daya saing Fakultas Ekonomi khususnya  Program studi sehingga menghasilkan lulusan yang berdaya saing bukan saja pada level nasional tetapi juga internasional. Hal ini paralel dengan  mewujudkan visi Universitas Jambi dibawah kepemimpinan Prof. Dr. H. Aulia Tasman, SE, M.Sc yaitu menuju Word Class University. Setelah merintis kerjasama dengan CEM University Of Phlippine Los Banos(UPLB)  pada bulan April 2013. Kemudian lebih mengkonkritkan lagi kerjasama internasional dengan  Asia Competitiveness Institute (ACI), Lee Kuan Yew School Of Public Policy National University Of Singapore (NUS) yang diwujudkan dengan penandatanganan Letter Of Intent (LOI) on Enhancing Knowledge On Competitiveness In Asia pada tanggal 26 November 2013 antara Dekan Fakultas Ekonomi UNJA dengan Prof Tan Khee Giap (Co-Director ACI LKYSPP NUS).

    Dekan FE Unja menjelaskan kerjasama ini telah diwujudkan dengan partisipasi dan keterlibatan Fakultas Ekonomi dalam penelitian yang dilakukan oleh ACI yang berjudul “Annual Competitiveness Analysis and Development Strategies for Indonesian Provinces. Keterlibatan tersebut, kawan-kawan dosen Fakultas Ekonomi sudah memberi banyak masukan perbaikan hasil studi pada diskusi Draf hasil penelitian di Fakultas Ekonomi kampus Mandalo pada bulan September 2013. Kemudian Dekan Fakultas Ekonomi UNJA diundang dalam seminar internasional pada konferensi tahunan ACI tanggal 26-28 November t2013 antara lain membahas laporan akhir hasil penetian tersebut atas biaya penyelenggara. 
    Wujud nyata kerjasama ini akan bermanfaat dalam usaha Program Studi baik pada level S1, S2, DIV maupun D3 untuk meningkatkan nilai akreditasi. Diharapkan program studi yang sudah memperoleh akreditasi B akan dapat mencapai nilai A. Untuk itu Fakultas Ekonomi  2 (dua) tahun terakhir selalu membenahi fasilitas pengajaran dan ruang perkantoran baik dosen dan pejabat struktural, ruang kantor tenaga administrasi serta perpustakaan dan laboratorium. Insya Allah pada tahun 2014, akan kita prioritaskan  membenahi ruang kelas sehingga dapat memenuhi standar nilai akeditasi yang lebih tinggi.
    Pada dasarnya LOI  selain memuat bentuk kerjasama penelitian tentang daya saing 33 provinsi di Indonesia, LOI juga memuat tentang kesepakatan melakukan kerjasama dalam topik-topik penelitian lainnya. Mungkin kedepan akan ada penelitian yang dapat dilakukan oleh kawan-kawan dosen Fakultas Ekonomi yang sumber pendanaannya dari ACI, tentu ikut dalam kompetisi yang memenuhi kreteria ACI, atau dapat juga hasil penelitian yang dilakukan dosen terutama yang mau mengusulkan gelar guru besar dapat diseminarkan di ACI.  Kerjasama ini diperluas juga dengan kemungkinan pertukaran staf pengajar dalam bentuk pengajaran dan mendatangkan dosen tamu dari ACI LKYPP NUS. Langkah awal, Insya Allah dalam tahun 2014 akan diusahakan terwujudnya seminar  internasional.